Berita Berita Nasional
Beranda / Berita / Berita Nasional / Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Yakin PPIH Siap Layani Jemaah Optimal

Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Yakin PPIH Siap Layani Jemaah Optimal

Jakarta, Politkarakyat.id — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan optimisme tinggi terhadap kinerja ribuan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada musim haji 2026. Ia yakin para petugas akan menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Optimisme tersebut disampaikan Dahnil usai menghadiri Apel Gabungan peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026) malam. Menurutnya, antusiasme dan ekspresi kegembiraan yang terpancar dari para peserta menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan haji yang optimal.

Dahnil menilai raut wajah ceria para petugas mencerminkan kesiapan mental dan komitmen yang kuat dalam melayani jemaah. Hal inilah yang membuatnya yakin penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dari situ kami melihat optimisme yang besar. Jemaah haji akan dilayani oleh petugas-petugas yang amanah dan berdedikasi. Prinsipnya ada di situ,” ujar Dahnil.

DPRD DKI Dorong Pemprov Perkuat Kolaborasi dengan Warga soal Zebra Cross Kreatif di Tebet

Menanggapi adanya anggapan miring terkait pendekatan semi-militer dalam pelatihan PPIH, Dahnil menilai tudingan tersebut tidak terbukti. Ia menegaskan bahwa suasana pelatihan justru dipenuhi semangat dan kegembiraan para peserta.

“Publik bisa melihat langsung prosesnya. Rekan-rekan wartawan yang ikut sebagai peserta pun dapat menyaksikan sendiri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa peserta PPIH berasal dari latar belakang yang sangat beragam, mulai dari dosen, tenaga medis, hingga berbagai profesi lainnya dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda. Namun, melalui pola pendidikan yang menekankan disiplin sekaligus kebersamaan, seluruh peserta mampu membangun ikatan yang kuat.

“Dalam pendidikan yang penuh kegembiraan ala militer, mereka bisa membangun bonding, mengubur ego, dan menanggalkan keakuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan, yakni menggeser pola pikir dari ‘aku’ menjadi ‘kami’ sebagai satu kesatuan petugas haji. Menurut Dahnil, prinsip ini sejalan dengan pendekatan yang juga diterapkan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Sambut Ramadhan 1447 H, PIA DPR RI Salurkan 3.500 Paket Santunan dan Sembako

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement
Politikarakyat.id