Jakarta, politikarakyat.id — Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menilai pembuatan marka penyeberangan jalan atau zebra cross oleh warga di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam penataan lingkungan.
Menurut Yuke, keterlibatan masyarakat dalam inisiatif tersebut tidak seharusnya diabaikan, melainkan perlu dijadikan bagian dari sistem pengawasan dan perbaikan fasilitas publik. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan perkotaan yang aman, tertib, dan estetik.
Ia juga mengapresiasi kreativitas warga yang membuat zebra cross bergambar karakter Pac-Man sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, inisiatif semacam itu perlu dirangkul dan difasilitasi oleh dinas terkait maupun Pemprov DKI Jakarta.
Meski demikian, Yuke menekankan bahwa pembuatan zebra cross tetap harus mengacu pada ketentuan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan aspek keselamatan lalu lintas. Ia mengingatkan bahwa desain yang terlalu mencolok berpotensi menimbulkan risiko apabila diterapkan di lokasi dengan arus kendaraan yang padat.
Namun, ia membuka peluang penerapan zebra cross kreatif di lokasi tertentu, seperti kawasan sekitar taman atau area dengan tingkat risiko lalu lintas yang relatif rendah. Menurutnya, desain yang menarik juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi, terutama bagi anak-anak, agar lebih tertib saat menyeberang jalan.


Komentar